SUARA TROMPET MENGGEMA DARI LANGIT

Suara trompet menggema dari langit tidak hanya didengar satu atau dua negara saja. Gema suara yang memekakkan telinga tersebut juga didengar di sejumlah negara dan sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu.

Hal tersebut dapat disaksikan dari sejumlah video yang diunggah ke situs YouTube. Meski datang dengan judul yang berbeda-beda, namun suara yang terdengar itu mirip antara satu negara dengan negara lainnya.

Tech Times, menjelaskan setidaknya ada empat negara yang warganya mendengar suara aneh dari langit, yakni Amerika Serikat, Australia, Kanada dan Jerman.

Video Youtube yang terbaru 04/04/2015 diambil pada salah satu kota di Jerman. Di tahun sebelumnya juga ada video yang memperlihatkan kondisi serupa dan tercatat di Kota Terrace BC, Kanada pada tanggal 29 Agustus 2013.

S

.

Penjelasan menurut NASA  dari sudut ilmiah, kebisingan suara tersebut datang dari Planet Bumi sendiri. Mereka menyebut seperti suara latar di acara musik, seperti itulah gambaran suara tersebut.

Fenomena ini seperti emisi suara pada Bumi dan sebetulnya sering terjadi namun hanya saja manusia tak menyadarinya. Karena di Australia sendiri pernah juga terjadi, malah tepatnya dihadapi sekitar tahun 2012.

Suara keras mirip terompet dari langit sempat bikin ketakutan banyak warga di sejumlah negara seperti Jerman, Australia, Amerika Serikat, dan Kanada masih misteri. Suara gemuruh keras dari angkasa tersebut diyakini seperti campuran suara terompet, logam berdecit, dan mesin pesawat.

Fenomena aneh itu nyatanya sudah pernah terjadi selama beberapa tahun belakang yaitu sejak 2008 di negara bagian California dan Texas hingga Negeri Kanguru. Situs StrangeSounds.org bahkan mengumpulkan sekitar 150 video rekaman suara aneh yang kerap terjadi tersebut.

Tak sedikit yang beranggapan suara menyeramkan itu adalah terompet sangkakala Tuhan ataupun berasal dari peradaban alien.

Mengutip laporan situs berita Union Tribune San Diego, para ilmuwan mengatakan suara tersebut bisa berasal dari bencana alam seperti gempa bumi, gelombang air pasang, sampai ledakan gas metana.

Bersamaan dengan itu, peneliti dari U.S. Geological Survey, David Hill menuturkan, gempa bumi kecil di bawah permukaan Bumi bisa memancarkan suara yang berasal dari pecahan kerak Bumi. Selain itu, Hill juga berpendapat, suara tersebut bisa saja terpancar dari meteor.

Adapun analisis yang dilakukan oleh program riset pemerintah AS High Frequency Active Auroral Research Program (HAARP) menyatakan suara trompet yang menggema itu berasal dari pengaruh dari lini daya listrik, radiasi elektromagnetik, tekanan tinggi gas, dan jalur komunikasi perangkat nirkabel.

Suara trompet yang menggema dan mengejutkan itu membuat para warga merekam menggunakan kamera ponsel dan mengunggahnya ke YouTube.

“Ini adalah kedua kalinya saya mendengar suara ini. Pertama kalinya terjadi pada 19 Juni 2013 pada pukul antara 9 sampai 9.30 pagi. Tapi tidak cukup intens,” kata seorang warga bernama Kimberly Wookey yang mengunggah video rekaman ke akun YouTube miliknya, sebagai dikutip dari Tech in Times.