ULAR BEREKOR LABA-LABA

Rasanya aneh, ketika kita mendengar sebuah pernyataan bahwa, ada ular yang berekor laba-laba..?? ya, itu hanya menurut logika kita. Namun, secara fakta hal tersebut memang benar-benar ada ditemukan. Pada tahun 1968, disebuah gurun diwilayah Iran ditemukannya seekor ular yang berspesies lain, dimana ekornya bercabang dan berbentuk seperti seekor laba-laba. Sejak ditemukannya ular tersebut kemudian dibawa ke Field Museum of Natural History di Chicago dan pertama kalinya diamati oleh Steven Anderson (1970), dan pengamatannya membuktikan bahwa bentuk serupa benar-benar ekor dan bukan sebuah kelainan sejenis tumor dan lain sebagainya. Fakta lain terlihat pada tahun 2003 dan 2008, masing-masing ilmuwan Iran yakni Iran Hamid dan Behzad Fathinia juga menemkukan jenis ular yang sama dan berdasarkan penelitian jenis ular ini termasuk spesies Pseudocerastes urarachnoides, ular ini baru diakui sebagai spesies baru pada tahun 2006.

ular-ekor-laba-laba-1

P. urarachnoides merupakan jenis ular yang berciri sisik yang kasar dan jika dipandang sekilas bentuk dan teksturnya seperti batu disekitarnya. Sehingga hal ini secara tidak langsung memberi keuntungan bagi ular tersbeut karena menjadi kamuflase yang baik. Tekstur sisik ular ini makin terlihat kasar ketika sedang waspada terhadap serangan musuh atau menerkam mangsanya. Dengan memiliki ekor serupa laba-laba, P. urarachnoides hendak menjebak mangsa lain, yakni golongan burung yang memangsa serangga atau arachnida. Masyarakat lokal di Iran menyebut ular ini Mar-e-pardar (ular berbulu) atau Mar-e-gatch (ular gipsum). Disamping itu, walaupun tujuan memiliki ekor laba-laba itu jelas secara penelitian laboratorium, namun asal-usul dan perkembangan ular tersebut hingga sekarang masih menjadi sebuah misterius.