JAMUR MENGANDUNG BETA-GLUCAN DAPAT MENURUNKAN BERAT BADAN DAN MENCEGAH HIV

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyebutkan bahwa di dalam jamur terdapat sebuah zat aktif bernama beta-glucan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia.

Dari ke enam jenis jamur yang diteliti oleh BPPT (Jamur kancing/champignon, Jamur tiram/shimeji, Jamur merang, Jamur Shiitake/Chinese Black Mushroom, Jamur kuping, dan Jamur Enokitake/Flammulina velutipes), dua di antaranya mengandung beta-glucan yang memenuhi syarat bagi kesehatan manusia karena mudah dicerna dan diserap tubuh, yaitu jamur tiram dan shiitake.

Beta-glucan merupakan salah satu zat aktif penyusun dinding sel jamur yang berperan penting dalam mencegah kanker, infeksi virus, diabetes, kolesterol tinggi dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Agaricus bisporus

“Spesies jamur liar yang dibudidayakan banyak dikonsumsi karena nilai gizi. Jamur kaya akan beta-glucan dan nutrisi baik bagi penderita diabetes karena memiliki sedikit gula atau tidak ada sama sekali,” ujar T.N. Lakhanpal dari Departemen Bioscience di Himachal Pradesh University.

Bahkan sebuah riset di Jepang menyebutkan bahwa beta-glucan dari jamur shiitake dapat mencegah dan menghambat infeksi virus HIV (Human Immunodeficency Virus), yang menjadi salah satu infeksi virus paling mematikan di dunia.

Kelebihan lain dari zat aktif beta-glucan adalah sifatnya yang tidak pernah rusak sekalipun dimasak pada suhu tinggi.

Selain itu, kandungan kalori yang rendah dan kadar serat yang tinggi pada jamur juga dapat membantu menyehatkan pencernaan dan menjaga berat badan, sehingga baik dikonsumsi bagi Anda yang sedang berdiet terutama bagi para vegetarian.

http://id.she.yahoo.com/tumbuhan-ini-bisa-langsingkan-tubuh-hingga-cegah-hiv-233058544.html